Home / Profil / Sejarah

Sejarah

img_3127

SEJARAH FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN SUSKA RIAU

Menyadari pentingya pendidikan dalam meningkatkan kualitas bangsa Indonesia, khususnya dalam meningkatkan kualitas masyarakat di provinsi Riau, maka para tokoh agama, pemuka masyarakat dan pemerintahan daerah Riau merasa terpanggil untuk perlunya mendirikan lembaga pendidikan tinggi yang beridentitas Islam. Ide tersebut diawali dengan membentuk badan pelaksana Al-Jami’ah Islamiah (BAPELA) Riau tahun 1963, yang diketuai oleh Datuk Wan Abdurrahman (Wakil Gubernur KDH Tk. I Riau pada saat itu. Sebagai usaha nyata dari BAPELA, didirikan Fakultas Tarbiyah Universitas Riau (UIR) di bawah yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) pada tanggal 18 April 1963 (Zulkaedah 1382) peresmian dilakukan oleh Menteri Agama RI yang diwakili oleh H. Anton  Timur Djailani, MA. bertempat di Aula kantor Gubernur Riau. Setelah Fakultas Tarbiyah UIR berdiri, maka usaha berikutnya adalah bagaiman cara untuk mendapatkan perguruan tinggi Islam negeri di daerah Riau. Untuk maksud tersebut, BAPELA yang dipimpin oleh Datuk Wan Abdullah dengan didukung oleh Wali Kota Pekanbaru, Tengku Bey dan direstui oleh gubernur Riau H. Kaharuddin Nasution, berusaha dengan gigih dan menyampaikan hasrat tersebut kepada Menteri Agama RI di Jakarta.

Hasil dari usaha tersebut keluarlah Keputusan Menteri Agama RI Nomor: 144/M/A/1964 tanggal 21 September 1964, tentang pemberian mandat kepada Gubernur Riau untuk merealisasikan keputusan tersebut. Pada tanggal 14 Oktober 1964 Gubernur Riau mewakili Menteri Agama RI membentuk Panitia  Persiapan Penegerian Fakultas Tarbiyah bertempat di Aula Kantor Balai Kota Pekanbaru. Dengan keputusan Menteri Agama RI Nomor 53 Tahun 1965 tanggal 28 Juli 1965, Fakultas Tarbiyah UIR di-Negeri-kan sehingga berubah nama menjadi Fakultas Tabiyah IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta cabang Pekanbaru.

Selanjutnya berdasarkan keputusan Menteri Agama RI No. 194 tahun 1970 tanggal 9 September 1970, berdirilah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pekanbaru yang terdiri dari fakultas Suari’ah di Tembilahan yang diresmikan oleh Menteri Agama RI K.H. Moh. Dahlan pada tanggal 16 September 1970 bertempat di Aula Mesjid Agung An-Nur yang dihadiri oleh rombongan Menteri Agama, Muspida Tk. I Provinsi Riau, Muspika Tk.II Kotamdya Pekanbaru, Partai-partai Politik, Ormas Islam, Tokoh masyarakat dan para undangan lainnya.

FTK UIN SUSKA RIAU juga senantiasa berkomitmen meningkatkan kaulitas alumninya. Sejak tahun 2009, Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa dipisah dengan Praktek Kerja Lapangan (PPL). Mahasiswa semester VII FTK UIN SUSKA RIAU diberi kesempatan untuk prakterk mengajar (PPL) di lebih 129 Sekolah (SD, MI, SMP, Mts, SMA, MA dan SMK yang ada di Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Kampar, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Siak, dan Kota Pekanbaru. Kegiatan itu melibatkan lebih dari 696 mahsiswa yang dibimbing oleh 25 dosen, 387 Guru Pamong yang berasal dari sekolah tempat masiswa magang.

Terhitung sejak Januari 2010, FTK UIN SUSKA RIAU dipercaya oleh Pemerintah RI sebagai penyelenggara Program Dual Mode System, yaitu program pendidikan yang diperuntukkan bagi guru Pendidikan Agama Islam yang berada jauh dari Universitas. Mereka diberi kesempatan untuk mengikuti pendidikan lanjutan S1 dengan system tatap muka denan menggunakan teknologi komunikasi serta modul pembelajaran. Pada tahap awal, para guru tersebut belajar di Batam dan Duri, Kabupaten Siak.