Kolaborasi FTK UIN Suska Riau dan Universiti Kebangsaan Malaysia: Simposium Sejarah dan Warisan Islam Malaysia–Riau

Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau menyelenggarakan Simposium Sejarah dan Warisan Islam Malaysia–Riau pada Kamis, 23 Januari 2026, bertempat di Aula Lantai 3 FTK UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Kegiatan ini menjadi forum akademik lintas negara yang mempertemukan sivitas akademika UIN Suska Riau dengan tamu istimewa dari Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM).

Kegiatan simposium diikuti oleh dua kelompok utama peserta, yaitu delegasi Universiti Kebangsaan Malaysia dan sivitas akademika UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Dari pihak UKM hadir sebanyak 20 orang mahasiswa Jurusan Sejarah yang didampingi oleh satu orang pendamping akademik, yakni Farid Mat Zain, Ph.D., selaku Pensyarah Kanan di Pusat Kajian Bahasa Arab & Tamadun Islam, Fakulti Pengajian Islam, Universiti Kebangsaan Malaysia.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan delegasi UKM melalui Tari Persembahan oleh mahasiswi FTK. Selanjutnya, para tamu diarahkan menuju Aula FTK untuk mengikuti acara pembukaan simposium.

Acara pembukaan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Kegiatan dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars UIN Sultan Syarif Kasim Riau, serta penayangan profil UIN Suska Riau. Pada kesempatan tersebut disampaikan sambutan dari Wakil Dekan I FTK UIN Sultan Syarif Kasim Riau dan perwakilan Universiti Kebangsaan Malaysia, yang kemudian dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata serta sesi foto bersama.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi paralel yang menghadirkan 25 pemateri dan terbagi ke dalam tiga ruangan, yaitu Aula FTK, Ruang Coklat, dan Ruang Hijau. Para pemateri mempresentasikan kajian ilmiah yang berfokus pada sejarah, interaksi keilmuan, serta warisan Islam di kawasan Malaysia–Riau. Sesi paralel ini dipandu oleh moderator Adhi Munajar, Ahmad Makmun Khodori, dan Rolli Gautama.

Perlu diluruskan bahwa tokoh-tokoh yang ditampilkan pada poster kegiatan bukan merupakan narasumber utama, melainkan unsur panitia, pengelola kegiatan, atau tamu institusional yang terlibat dalam penyelenggaraan simposium.

Melalui kegiatan ini, FTK UIN Sultan Syarif Kasim Riau menegaskan komitmennya dalam memperkuat kerja sama akademik internasional, khususnya dengan Universiti Kebangsaan Malaysia, serta mendorong penguatan kajian sejarah dan warisan Islam Melayu sebagai bagian dari khazanah keilmuan dan budaya serumpun.

About Al Iqrom Septari

Agan ini masih malu-malu nyeritain tentang dirinya.

Check Also

FTK UIN Suska Riau Ambil Bagian dalam Pemecahan Rekor MURI Tari Zapin Massal 6.000 Penari

Provinsi Riau kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui pemecahan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) Tari …