Pekanbaru-13 Februari 2026-Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Perkuat Kualitas Pembinaan Mahasiswa melalui Pertemuan Strategis Dosen Penasehat Akademik
Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu layanan akademik dan pembinaan karakter mahasiswa melalui pelaksanaan Pertemuan Dosen Penasehat Akademik (DPA). Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini diikuti oleh 75 dosen dan menjadi forum strategis dalam memperkuat sinergi antara pimpinan fakultas dan dosen pembimbing dalam mengawal keberhasilan studi mahasiswa.
Pelaksanaan kegiatan ini sekaligus mencerminkan penguatan nilai-nilai unggulan fakultas yang dirumuskan dalam tagline **RAPI — Religius, Arif, Profesional, dan Inovatif**. Nilai religius tercermin melalui perhatian serius pada penguatan kompetensi keagamaan mahasiswa, nilai arif melalui dialog dan pengambilan keputusan yang inklusif dan bijaksana, nilai profesional melalui peningkatan kualitas layanan akademik berbasis koordinasi yang terstruktur, serta nilai inovatif melalui pemanfaatan teknologi digital dalam penyelenggaraan kegiatan dan pengembangan kebijakan akademik.
Pertemuan ini menjadi bukti nyata keseriusan fakultas dalam menghadirkan sistem pembinaan akademik yang adaptif, terarah, dan berorientasi pada kualitas lulusan. Melalui koordinasi yang solid, para dosen Penasehat Akademik didorong untuk terus meningkatkan efektivitas pendampingan mahasiswa, tidak hanya pada aspek akademik, tetapi juga dalam pembinaan karakter, spiritualitas, dan kompetensi keagamaan sebagai ciri khas lulusan perguruan tinggi Islam.
Acara diawali dengan laporan ketua pelaksana yang menegaskan pentingnya forum ini sebagai wadah penyelarasan persepsi dan evaluasi kebijakan akademik. Sambutan pimpinan fakultas menekankan peran strategis dosen Penasehat Akademik sebagai garda terdepan dalam memastikan mahasiswa berkembang secara optimal. Pengarahan kebijakan akademik turut memperkaya wawasan peserta sekaligus membuka ruang dialog konstruktif mengenai praktik pendampingan di lapangan.
Diskusi yang berlangsung aktif menghasilkan berbagai masukan strategis, khususnya terkait penguatan kompetensi literasi Al-Qur’an mahasiswa, standar hafalan Juz 30, serta mekanisme pendampingan bagi mahasiswa yang membutuhkan pembinaan tambahan. Selain itu, muncul gagasan inovatif seperti skrining kemampuan baca Al-Qur’an sejak awal masa studi dan penguatan koordinasi administrasi kegiatan mahasiswa guna memastikan kualitas layanan akademik yang semakin profesional dan akuntabel.
Kegiatan ini mencerminkan budaya akademik yang kolaboratif, progresif, dan responsif terhadap tantangan pendidikan tinggi modern. Dengan memanfaatkan teknologi digital melalui platform daring, fakultas mampu menjangkau partisipasi dosen secara luas tanpa mengurangi kualitas interaksi dan substansi diskusi. Hal ini menjadi salah satu keunggulan dalam pengelolaan kegiatan akademik yang efisien sekaligus inklusif.
Melalui pertemuan ini, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan semakin menegaskan posisinya sebagai institusi yang konsisten mengembangkan kebijakan akademik berbasis masukan kolektif dan kebutuhan nyata di lapangan. Berlandaskan semangat **RAPI**, fakultas optimistis bahwa penguatan peran Dosen Penasehat Akademik akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pembelajaran, keberhasilan studi mahasiswa, serta reputasi institusi sebagai pusat pendidikan yang menghasilkan pendidik profesional berkarakter.

Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Website Resmi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau