Kegiatan “Green Riset Forum: Bedah Riset untuk Masa Depan” yang diselenggarakan pada Sabtu, 11 April 2026, menjadi momentum strategis dalam mendorong budaya riset di lingkungan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK). Acara ini berlangsung di Ruang Rapat (Hijau) Lantai 2 FTK dan ditaja oleh Unit Kelembagaan Ilmiah dan Riset (UKIR) FTK UIN Suska Riau sebagai wadah pengembangan kapasitas akademik mahasiswa.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Plt. Wakil Dekan III, Bapak Dr. Ismail Mulia Hasibuan, M.Si., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya riset sebagai instrumen utama dalam menjawab tantangan global, khususnya isu-isu lingkungan yang semakin kompleks. Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap inisiatif UKIR dalam menyelenggarakan kegiatan ini sebagai upaya konkret dalam membangun ekosistem riset mahasiswa yang progresif dan berkelanjutan.

Dalam arahannya, beliau menyampaikan bahwa mahasiswa FTK diharapkan tidak hanya menjadi konsumen ilmu, tetapi juga produsen pengetahuan melalui penelitian yang relevan dan berdampak. Hal ini sejalan dengan visi institusi dalam membangun generasi akademisi yang kritis, inovatif, dan solutif.
Turut hadir juga dalam kegiatan ini Kepala Laboratorium IPA Terpadu FTK, Bapak Muhammad Ilham Syarif, M.Pd., yang memberikan paparan inspiratif terkait pengalaman beliau dalam dunia riset. Ia menekankan pentingnya konsistensi, kepekaan terhadap fenomena lingkungan, serta keberanian untuk memulai penelitian sejak dini. Selain itu, beliau juga memberikan motivasi kepada peserta agar tidak ragu dalam mengembangkan ide penelitian, meskipun masih dalam tahap awal. Menurutnya, setiap gagasan memiliki potensi untuk berkembang menjadi penelitian yang bernilai jika diasah melalui diskusi dan pembimbingan yang tepat.
Kegiatan inti dalam forum ini adalah sesi bedah proposal penelitian yang mengangkat berbagai isu lingkungan di Provinsi Riau. Sesi ini dipandu oleh pembina UKIR, yaitu Dian Purnama Ilahi, M.Pd., dan Wulan Indri Safitri, M.Pd., yang secara aktif memberikan masukan konstruktif terhadap proposal peserta.
Diskusi yang berlangsung dalam forum ini menitikberatkan pada kejelasan ide penelitian, penguatan konteks program, serta pendalaman latar belakang masalah yang diangkat. Selain itu, aspek jejaring kolaborasi juga menjadi perhatian utama guna memastikan bahwa setiap proposal memiliki peluang implementasi yang lebih luas dan berkelanjutan.
Peserta kegiatan ini merupakan mahasiswa FTK yang sebelumnya telah mengirimkan rancangan proposal melalui sistem pendaftaran yang disediakan oleh Unit Kelembagaan Ilmiah dan Riset (UKIR) FTK UIN Suska Riau. Proposal-proposal yang masuk tersebut kemudian langsung dijadikan sebagai bahan utama dan dibahas secara komprehensif dalam forum bedah riset ini.
Melalui kegiatan ini, proposal yang telah dibedah diharapkan mengalami peningkatan kualitas, baik dari segi konseptual maupun teknis. Adapun proposal yang telah disempurnakan nantinya akan dipersiapkan untuk disubmit dalam Call for Proposal bertajuk “Hibah Isu Lingkungan: Ruang Bertumbuh di Tengah Dinamika Lingkungan dan Sosial” yang diselenggarakan oleh “Tumbuh Institute”.
Secara keseluruhan, kegiatan “Green Riset Forum” ini menjadi ruang kolaboratif yang tidak hanya meningkatkan kapasitas riset mahasiswa, tetapi juga memperkuat komitmen akademik dalam menjawab permasalahan lingkungan melalui pendekatan ilmiah yang sistematis dan berkelanjutan.
Penulis: Dian Purnama Ilahi, M.Pd.
Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Website Resmi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau





