Ketua Umum DEMA FTK UIN Suska Riau Wakili Fakultas pada Kongres Nasional IMAKIPSI XIII di Lombok

Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sultan Syarif Kasim Riau kembali menunjukkan partisipasi aktifnya dalam forum nasional kemahasiswaan. Ketua Umum Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) FTK, Mahfidzul Amal dan Sekretaris Kabinet Dema FTK, Rezky Saputra bertolak ke Lombok untuk mewakili FTK dalam kegiatan Kongres Nasional Ikatan Mahasiswa Keguruan dan Ilmu Pendidikan Seluruh Indonesia (IMAKIPSI) ke-13.

Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 13–15 April 2026 ini diselenggarakan di Universitas Gunung Rinjani. Selain mengikuti agenda kongres, Mahfidzul Amal juga turut berpartisipasi dalam lomba Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan nasional tersebut.

Opening Ceremony Kongres Nasional IMAKIPSI XIII dilaksanakan pada Senin, 13 April 2026, bertempat di Ballroom Gubernur Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini mengangkat tema besar: “IMAKIPSI Membangun Bangsa: Peningkatan Mutu Pendidikan untuk Menghasilkan SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045.” Tema ini menjadi refleksi pentingnya peran mahasiswa keguruan dalam mendorong kemajuan pendidikan nasional yang berkelanjutan.

Acara pembukaan kongres direncanakan akan dihadiri oleh Stella Christie selaku Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Kehadiran beliau diharapkan dapat memberikan motivasi serta arah kebijakan strategis bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.

Partisipasi Mahfidzul Amal dalam forum nasional ini menjadi wujud komitmen DEMA FTK UIN Suska Riau dalam memperluas jejaring, bertukar gagasan, serta berkontribusi aktif dalam pengembangan pendidikan di tingkat nasional. Selain itu, keikutsertaan dalam lomba LKTI juga menjadi ajang untuk menunjukkan kapasitas intelektual mahasiswa FTK dalam menghasilkan karya ilmiah yang inovatif dan solutif.

Melalui keikutsertaan ini, diharapkan FTK UIN Suska Riau semakin dikenal di tingkat nasional serta mampu terus berperan dalam mencetak generasi pendidik yang unggul dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

About the author

Agan ini masih malu-malu nyeritain tentang dirinya.

Leave a Reply